Ketika diam menjadikan dirinya seperti terbang diangkasa,
senyum simpul keluar hanya di dalam dirinya,
hanya dia yang tau
melihat dia terdiam ketika senyum,
lalu melihat bintang,
dan berucap “kau kalah terang bintang, hanya hari ini”

sunyi dalam gelap,
yang ada hanya cahaya keyakinannya
yang segera melepuh seperti lilin terbakar api

Bodoh, melihat perbedaan dan kekurangan yang nyata melimpah besar,
dan berguman “tak ada duri, tak ada bunga, tak ada wangi, tak ada rasa”
Bahkan rerumputan pun tahu,
siapa yang menebarkan wewangi nan surga itu ke penjuru langit malam ini

ciparakan 2011