Ketika ditanyakan kepada saya “Apa sih filosofi Hidupmu?”
Saya akan sulit menjawabnya karena memanglah pertanyaan ini yang sangat sering muncul didalam benak saya..

Ketika saya memfilosofikan bahwa dunia adalah sesuatu yang kamu kejar seperti kamu mengejar layangan,.. sangat mungkin kamu dapatkan, yang harus kamu lakukan hanyalah berlari, fokus pada jalan dan arah yang sudah kamu tentukan, jangan pula lupa melihat belakang apakah ada orang lain yang menghambat, hindari segala rintangan di jalanan yang menghadang, dan kamu akan mendapatkan layangan itu… Setelah kamu dapatkan, lalu apa? Apakah kamu akan berhenti disana? Atau sekarang kamu akan mencoba mengejar sebuah pesawat terbang? Atau mungkin pesawat luar angkasa? Tidak ada habisnya, tidak akan ada puasnya.

Lalu ketika berjalannya waktu, saya mendapatkan sebuah gambar di group line kala itu yang menyebutkan bahwa
“Hidup di dunia hanyalah sebuah setetes air diantara samudera luas yang disebut akhirat”
Ketika itu dalam benak saya adalah “Oh iya benar juga, kemudian semua pikiran tertuju pada pengalaman pengalaman ke belakang yang memang mendukung pernyataan tersebut”

Ketika tujuan hidupmu adalah mengejar dunia, mungkin dunia kamu dapatkan, tetapi tidak dengan akhirat, ketika tujuan hidupmu adalah akhirat, maka akhirat akan kamu dapatkan dan berikut dunia di dalamnya yang merupakan bagian dari sebuah akhirat

Ingatlah sebuah konsep fisika bahwa sebuah energi itu kekal, energi itu tidak dapat dimusnahkan, energi itu hanyalah berubah wujud saja. Semua energi pemikiran, sebuah pergerakan seseorang, semua, segala hal yang mempunyai energi di dunia, itu hanyalah berputar putar saja.. perlu sesuatu hal yang bukan berasal dari dunia, perlu sesuatu hal yang memang tidak bisa dijelaskan dengan fisika. Melihat keluar, melihat ke atas, melihat ke sesuatu yang tak Nampak namun ada, melihat sesuatu yang kita yakini, melihat sesuatu yang menciptakan kita.
Hingga saya mendapat suatu kesimpulan, dan pasti semua orang yang memikirkan hal ini akan mempunyai satu kesimpulan yang sama : jawabannya semua sudah ada dalam Al – Quran.
“Tidak Ku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu”

Ibadah, Konsep ibadah sebenarnya luas, ibadah bukan hanyalah Shalat lima waktu, ibadah bukanlah hanya puasa atau zakat. Ibadah terhadap lingkungan, ibadah terhadap manusia atau mungkin bisa disebut hubungan.

Berbuat baik kepada sesama, berbuat baik kepada lingkungan.. yang merupakan tempat kita berinteraksi yang pada akhirnya akan menghasilkan sebuah hubungan timbal balik, sebuah balasan langsung yang nyata ketika kita berada di dunia, ketika kita nanti di akhirat.
2015.03.27_eos33_50mm_superia200fresh (6)
Maha Suci Allah Dengan Segala Kuasa Nya.