In This Moment Now, Capture it, Remember It
 
Fotografi bagi saya bukanlah hanya mengabadikan suatu momen saja
tetapi lebih dari itu, fotografi dapat membuat suatu momen bernilai seni, dapat bercerita sangatlah luas dan berkembang, melebihi apa yang dapat kita ingat dan kita gambarkan

Fotografi sekarang bukanlah saja menjadi hobi bagi saya, tetapi sudah menjadi diari harian empat dimensi yang suatu hari nanti dapat saya nikmati untuk kembali mengingat momen momen yang sudah terbang menghilang dari pikiran

Itulah salah satu dari banyaknya alasan kenapa saya suka fotografi, terkadang satu gambar bisa menyimpan banyak sekali cerita didalamnya,

Foto ini saya ambil di Gunung Batu Lembang, yang akan saya ingat bagaimana saya menaiki gunung batu yang lumayan terjal, maksud saya mengambil foto seperti ini, dan cerita yang ada didalam pengambilan foto ini dengan tagline“Just Capture”
Foto ini saya ambil di suatu pantai di Sumba Barat NTT. Untuk menuju pantai ini tidak ada jalan yang layak untuk dilalui, saya harus melalui jalan tanah dan tak jarang berbatu besar. Tetapi semua itu terbayarkan dengan pemandangan yang tersaji, sebuah pantai dengan latar belakang desa adat khas sumba.
Foto ini saya ambil di kapal ketika saya berlayar disekitar laut Bangka, Pak Zaenal namanya, beliau adalau captain kapal ketika itu, beliau kalau bicara panjang lebar dan tidak ada yang bisa saya mengerti, terlihat dari senyumnya yang begitu lebar
Foto ini saya ambil  ketika saya pertama kali menggunakan kamera analog, setelah selesai menggulung film tak sengaja sya buka roll film nya mengakibatkan hasil foto seperti ini. Tapi kegagalan yang artistik dan unik ini hanya bisa dihasilkan dari film.
“Capture everyday, there will never be another like today”

Ambil foto setiap hari, sebanyak mungkin, dari device apapun, karena semua foto tidak ada yang jelek, semua foto dapat bercerita, karena semua foto adalah diari empat dimensi