“ketika anda sibuk menyalahkan hal lain, anda gagal melihat kekurangan yang harus anda perbaiki di dalam diri anda sendiri”

 
saya tahu apa yang saya lakukan sekarang ini adalah salah, tapi saya sibuk mencari alasan alasan yang mendukung apa yang saya lakukan sekarang yang padahal dalam alam bawah sadar saya tahu itu salah.  Sehingga senyuman, kesenangan, kebahagiaan yang terlihat di luar adalah palsu
“In Denial”
mencari pembenaran dengan cara mengambil beberapa sample dalam suatu lingkungan dan bertanya dengan pertanyaan yang sama yang anda sudah tahu bahwa sample tersebut akan menjawab “iya sama kok saya juga begitu, selow aja sih” 
“Ah saya kan masih 22 tahun lebih muda satu tahun dari yang lain,.. yang lebih tua juga banyak yang belum lulus”
 
“Iya kan saya gak lulus gara gara kerja dulu taun kemaren, banyak kok yang udah lulus tapi belum dapat kerja”
 
“Soalnya saya sering sekali multitasking, mengerjakan ini itu, jadi ada alasan kan? iya kan?”
 
“Grown Up Sucks, So Do You?? “
 
waktu berjalan dengan sangat cepat. Arusnya yang deras dapat menghanyutkan siapa yang tak siap mengarunginya, “iya saya tau itu kok, tau”
 
“lihat tuh dia yang dulu waktu kuliah sering mabal masa kesalip sih”
 
“lihat tuh dia yang dulu sering nyontek ke kamu pas UAS, eh sekarang udah kerja di Chevron”
****
 
Hal hal diatas adalah sedikit dari berjuta pemikiran yang bergejolak berputar mendidih dalam otak ketika anda akan menyelesaikan suatu ujian terbesar dalam hidup anda yaitu “SKRIPSI”
 
“Yaelahh kapan lulus brooo?”
“Gitu aja kok susah sih kan tinggal kerjain”
kata kata itu tiba tiba saja muncul dulu ketika saya dengan nada meremehkan bertanya kepada senior yang tak lulus lulus. Dunia memang berputar dan sekarang saya sedang berada di posisi itu dan sering sekali pertanyaan pertanyaan itu terlontar kepada saya “Karma Does Exist Right?”