ketika hujan dianggap sebagai sebuah konotasi
dan matahari hanyalah sebuah metafora tanpa makna
harapanku seperti kunang kunang yang terus menyala di malam hari
begitu terang tapi tak mampu berbuat apa apa untuk bumi

ketika matahari begitu menyala 
dan hujan begitu tinggi intensitasnya
dia seperti lilin kecil yang hampir padam tertiup angin
hanya mampu menghangatkan ruangan kecil itu
yang ia namakan hati

5 bulan lilin itu padam
dan matahari berganti bulan
layaknya patung
diam tak bergerak dia

dalam hatinya yang sudah berusaha ia hangatkan
sekarang dingin membeku
hanya bisa mulutnya berucap

hujan.. segera pergi dari bumi