awalnya ku melihatnya
seperti yang lain..
seekor kucing
berwajah ayu..
bemata sayu
berkulit putih layu
seekor kucing yang bisa tersenyum
membuat bidadari malu

kini setelah ku melihat melalui kacamata
kacamata kejernihan
kacamata kebenaran
ia tak seperti dulu lagi

antara keburukan dan kebaikan
berselangseling membentuk belang

belang hitam dan putih
terlihat jelas kontaknya

seperti yang dia katakan
“semua kucing pasti ada belangnya”
“hanya saja ada yang terlihat dan ada yang belum terlihat”