pernahkah kalian berfikir?
mengapa kita hadir di dunia ini, mengapa kita dilahirkan sebagai seorang lelaki/perempuan, mengapa kita lahir di tanah air berbenderakan merah putih, mengapa dan mengapa yang lainnya?

pernahkah kalian berfikir?
apakah kita seseorang yang beruntung telah mempunya kesempatan lahir di dunia ini
atau kita seseorang yang merugi karena hadir di dunia ini

pernahkah kalian berfikir?
apa yang kalian lakukan detik ini apa yang kalian pikirkan detik ini memang seharusnya kalian lakukan

pernahkah kalian berfikir?
semua yang kita lakukan dan yang kita pikirkan dan yang akan kita lakukan dan yang akan kita pikirkan kelak adalah sudah digariskan olehNya oleh  Yang Maha Kuasa

itu hanyalah beberapa pertanyaan yang timbul ketika saya melakukan suatu perjalan pikiran menembus berkeliling di dalam alam nonvisual

satu dua buah  pertanyaan yang masih saya ingat dan terngiang ngiang di kepala seperti menetap di sana :

“menurutmu kita sekarang bertemu di sini, berbicara tentang ini sebuah kebetulan ataukah takdir?”

“menurutmu ketika seseorang yang datang kedalam hidupmu dan dia datang begitu saja didepanmu, apakah itu takdir atau kebetulan?”

“menurutmu apakah tuhan “mau” “mengurusi” semua percakapan kita?”

sudah cukup semua pertanyaan pertanyaan itu untuk membuat otak berputar

tak semua pertanyaan itu harus kita jawab
tak semua pertanyaan itu harus kita renungkan
karena apabila kita menjawab maka akan timbul pertanyaan pertanyaan baru , dari satu menjadi dua menjadi empat dan seterusnya hingga tak terbatas
suatu limit menuju tak terbatas hasilnya adalah nol..
maka percuma kita membahas pertanyaan tak terbatas jika hasilnya sama sama nol
lebih baik diam, renungi, ambil baiknya dan buang buruknya.